“hanya keadaan yang dapat
memperlihatkan jiwa kepemimpinan seseorang”
Saya tahu teman teman
mencari games kepemimpinan untuk sebuah acara yang berbasis pelatihan
kepemimpinan kan, maka dari itu ingat baik-baik kalimat yang saya kutip di atas
dan jangan pernah mengatur siapa ketua dari sebuah kelompok yang kamu buat,
kamu bisa saja mengatur siapa saja anggota kelompoknya namun jangan pernah
mengatur siapa ketua kelompoknya! Dan biarkan anggota kelompok yang memilih
siapa ketuanya, kamu bisa lakukan dua hal untuk melihat siapa yang benar-benar
memiliki jiwa kepemimpinan disetiap kelompok itu, yaitu dengan metode First Meet dan First
Discussion
First Meet adalah penentuan ketua kelompok berdasarkan first impression. Maksudnya adalah ketika dalam sebuah acara
tesebut tidak saling mengenal maka yang ada adalah kesan-kesan yang timbul
akibat tingkah laku orang, cara bicara dan pola fikir, dan itu semua yang
terjadi sangat singkat saja. Maka dari itu buatlah kelompok-kelompok kecil dan
berikan waktu untuk saling berkenalan namun jangan terlalu lama, sekiranya
biarkan mereka saling mengenal nama panggilan saja, lalu berikan aba-aba untuk menunjuk
satu orang ketua kelompok dan jangan lupa diperbolehkan menunjuk diri sendiri
dengan mengacungkan tangan.
Dari kejadian yang
mendadak tersebut maka setiap anggota kelompok akan menunjuk satu orang yang
menurut dirinya memiliki jiwa kepemimpinan berdasarkan first impression mereka tadi saat memperkenalkan diri, sedangkan
yang memiliki keberanian akan mengajukan dirinya sendiri sebagai ketua
kelompok. Jangan lupa berikan apresiasi untuk orang yang mengajukan diri
sendiri tersebut.
First Discussion adalah penentuan ketua kelompok berdasarkan pengalaman bekerjasama. First Discussion dapat menjadi solusi
jika diacara tersebut sudah saling mengenal atau banyak yang saling mengenal
jauh sebelum acara tersebut diselenggarakan namun tetap bisa juga digunakan dalam keadaan
belum mengenal.
Pada First Discussion kamu harus memberikan tugas pada setiap kelompok, tugas tidak
harus yang berat-berat usahakan yang ringan saja (membuat yel-yel, diskusi mengenai suatu topik dan
mungkin sesuatu yang bersifat pengambilan keputusan. Sesuaikan dengan waktu)
namun ingat tugas tersebut dikerjakan masih dalam keadaan belum adanya ketua
disetiap kelompoknya. Setelah tugas selesai kamu baru boleh memberikan intrupsi
untuk menunjuk siapa ketua kelompok dan tetap boleh mengajukan diri sendiri. Jangan
lupa berikan apresiasi untuk orang yang mengajukan diri tersebut.
Setiap orang akan
menunjuk orang yang dianggap memiliki jiwa kepemimpinan berdasarkan pengalaman
bekerjasama dengan dirinya, mereka cendrung akan memilih pemimpin yang dapat
membuat kelompoknya nyaman dan sering berkontribusi dalam ide maupun
pengambilan keputusan.
Meski sedikit rumit teori ini banyak digunakan karena dianggap
lebih jitu.
Dari teori tersebut dapat
disimpulkan semakin banyak kelompok maka semakin banyak orang yang berjiwa
kepemimpinan timbul dan itu artinya semakin baik untuk proses kaderisasi.
Sebelum masuk ke
pembahasan GAMES KEPEMIMPINAN saya
ingatkan lagi bahwa “hanya keadaan yang dapat memperlihatkan jiwa kepemimpinan
seseorang”
Saran untuk Games Kepemimpinan : klik =>> GAMES MELATIH KEPEMIMPINAN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar