Kamis, 20 Oktober 2016

Koloni semut RANGRANG bisa angkut lembaran uang. Jangan percaya! Cobain aja.

Pada ahirnya langkah kaki sampai di kota Bogor dan mampir ke tempat budidaya kroto yang sudah berbasis koprasi bernama KROTOBOND. Sesaimpainya di tempat saya disambut oleh seorang anggota koprasi KROTOBOND., kang Fian namanya.

Apasih itu KROTO??
KROTO adalah sebutan dari telur semut yang berjenis Oecophylla atau yang akrab kita sebut semut Rangrang atau semut merah (bahasa jawa : semut Angkrang, bahasa latin : Oecophylla)

Penasaran dengan budidaya kroto ini banyak sekali pertanyaan yang muncul di kepala saya, sehingga sampailah pada pertanyaan “siapa sih konsumen dari bisnis kroto ini??” awalnya saya fikir hanya peternak burung atau ikan saja. “permintaan datang dari berbagai daerah mas, kalau di sekitar kita sih sering dipakai untuk mancing dan pakan burung tapi kami juga dapat permintaan dari Thailan Singapura, Mexico, Camboja dan Laos untuk dijadikan bahan baku kosmetik atau di buat sup” jelasnya.


 
Budidaya Kroto - KROTOBOND
Sumber : Dokumentasi Pribadi

Dengan semakin bagusnya grade kroto yang dihasilkan oleh krotobond semakin banyak permintaan pasar namun disayangkan KrotoBond belum mampu memenuhi permintaan yang ada. Biasanya barang banyak tapi permintaan sedikit tapi kalo kita permintaan banyak barang yang sedikit. “masalah yang manis” kata kang Fian sambil tersenyum.

Wajar saja, karena semut Oecophylla ini hanya bisa hidup di wilayah tertentu saja di asia. Indonesia memiliki iklim yang paling tepat untuk menghasilkan grade kroto yang paling bagus, sedangkan Singapura dan Malaysia hanya di beberapa tempat saja dan grade yang di hasilkan pun tidak terlalu bagus.

Pelatihan gratis dan bimbingan yang terus menerus diharapkan dapat meningkatkan jumlah peminat budidaya kroto agar dapat memenuhi permintaan pasar. Bahkan KrotoBond siap menampung hasil panen setiap rekan rekan yang belajar dari KrotoBond. “tidak perlu lagi pusing memikirkan kemana harus menjual hasil panen, brapapun hasil panen langsung saja kirim ke sini” tegas kang Fian.

Untuk lebih mengenal dengan KrotoBond atau ingin belajar budidaya kroto silahkan kunjungi website resmi KrotoBond. klik => KROTOBOND INDONESIA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar