Jumat, 14 Oktober 2016

Latiful Umma Fatayati

first visit ^_^
first visit ^_^



dia ga ngaku kalo kangen!! dengan polosnya dia bertanya "mas ngapain nelfon aku?" padahal bapak nyuruh aku nelfon dia atas permintaan dari dia. setelah beberapa kali aku pojokin biar dia ngaku ahirnya "iyaa deh aku ngaku aku kangen mas ari" ucapnya dari ujung telfon dan aku tertawa terbahak bahak. "dasar cewek" celetuk ku.

waktu kecil kita sering main bareng, berantem dan bikin ibu kesel juga bareng bareng, parahnya pas ibu marah kita malah ketawa.

"paa udahh jangan marahin mas ari nanti mas nya nangis" omelan dia ke bapak kalo aku lagi di omelin ortu, tapi dia sendiri ngomong gitu sambil nangis, alhasil bukannya dengerin nasehat ortu malah aku tertawa dalam hati.

masa kecil sudah berlalu bagiku, tapi belum buat dia, sekolah SMK yg jauh bikin kita jarang main bareng, dan dia pun mulai kehabisan waktu bermain karna sekolahnya yang full day (masuk pagi pulang ba'da ashar) kita sudah jarang bermain, dan aku hanya bisa memantau perkembangan nya. lama lama kulihat sifatnya sangat mencontoh ibu ku, "apa semua cewek kayak gini yaa??" tanya ku dalam hati, maklum saat itu dia lebih suka nonton sinetron ktimbang kartun, aku jengkel karna aku suka nonton kartun (sampai kuliah aku suka nonton kartun) tv di rumah yg baru jadi sasaran bagi kita yg kalah berdebat, kadang aku kadang juga adikku yg mengalah nonton di rumah yang baru.

lulus SMK aku melanjutkan study ku di luar kota (Bandung) jelas saja makin jauh aku dengan dia, belum tentu bisa pulang sebulan skali, maklum lebih baik uangnya buat makan daripada buat transportasi PP Tangerang-Bandung (padahal deket). stiap kali pulang ia slalu menangis sambil meluk dengan erat "Umma kenapa nangis?" tanya ku sambil menenangkan dan menciumnya, "ayoo masuk rumah, mas ari bawa jajanan buat Umma" sengaja kusiapkan jajanan anak anak untuk dia karna sudah ku duga akan sperti ini.

"mas kapan pulang??" SMSnya membuat aku melupakan kesibukanku di Bandung, ternyata dia sering menanyakan ke ibu atau bapak tentang kepulanganku. tingkat 2 baru saja ku lalui dan mulai masuk di smester selanjutnya, tak terasa sudah kulewatkan masa kecilnya. aku dengar kabar dari bapak ku kalau dia akan lulus SD dan dia ingin masuk Pesantren, "wahh hebat adikku, itu yg di inginkan bapak untuk anak anaknya namun aku tidak bisa meng iyakan keinginan itu, sedangkan dia mau dengan sendirinya tanpa mengetahui keinginan bapak" batinku. kuagendakan minggu depan untuk pulang, sengaja tak ku agendaan pergi kmana mana, 3 hari itu khusus untuk keluarga terutama adikku, bercanda, ledek ledekan, dan berantem itu sengaja aku ulangi lagi. tak sengaja saat berantem manja aku memeluknya tepat di dadanya karna harus ku topang badannya "buah dadanya sudah tumbuh" fikirku dalam hati sambil sedikit sedih karna itu artinya dia benar benar akan dewasa dan aku melewatkan banyak masa kecil bersamanya.


first visit ^_^
"mas ari, kata Umma mas ari di suruh tidur di kamarnya Umma" ibuku sambil menatapku, saat ku baru sampai di rumah dan duduk di ruang tengah sambil ngobrol sama ibu dan bapak, "tadi Umma nungguin mas pulang tapi ga nyampe nyampe jd dia ketiduran, padahal tadi ibu tengok dia masih main boneka di kamar" sambungnya smbil tetap menatapku. maklum hari itu macet karna habis hujan dan ada pohon tumbang, jd prediksiku sampai rumah magrib malah sampe rumah jam 10 malam. malam itu aku tidur hampir pagi, sesampainya di kamar ke peluk adiku yang sedang tidur, teringat masa kecil dan omongan dia beberapa tahun lalu, "ibuuu ibuuu kmarin aku di cium sama **** tau buu, tapi aku ga suka sama dia, aku sukanya sama *****, tapi ***** sukanya sama ***" dia ngadu kejadian di sekolahnya beberapa hari lalu ke ibu dan seketika ibu dan aku tertawa, lalu ibu ku bilang "idih atuh jangan mau kalo di cium cium gitu, ga boleh nanti dosa loh" sambil aku masih tertawa terbahak bahak, "anak kecil udah ada cinta segitiga ya bu" kata ku kepada ibu ku dan kita tertawa lagi hahahaha... tak lama aku ikut tidur dan bangun siang hari.

sebulan stelah itu dia brangkat ke pesantren dan aku tidak bisa mengantarnya, aku takut dia kecewa, memang aku tidak menjanjikan kedatanganku, tapi aku yakin dia menginginkan aku ada di sampingnya saat itu. agenda sudah di buat sejak dua bulan sebelumnya karna itulah aku tidak bisa membatalkan janji dan memilih untuk stay di Bandung. besok malamnya baru aku telfon bapak ku menanyakan keadaan Umma saat hari pertama dia di pesantren, ternyata sungguh di luar dugaanku, dia memang tidak jauh berbeda dengan ku, "cuek" itu kata yang tepat untuk menggambarkan keadaan saat perpisahan ortu dengan adikku di pesantren, jelas saja bahkan disaat teman temannya nangis meluk ortunya yg mau pulang eh dia malah asik main sama temen barunya di kantin, parahnya lagi saat ortu ku pamit pulang dia harus di panggil dulu dan dengan entengnya Umma bilang "yaudah sono pulang nanti kemaleman loh" seketika bapak ku ketawa mendengar kalimatnya itu, padahal ibuku sudah menahan tangis membayangkan akan meninggalkan anaknya di pesantren, padahal di sekitarnya sedang terdengar suara riyuh ortu yang sedang menenangkan anaknya agar tidak menangis saat di tinggal pulang, padahal ortuku sudah bersiap siap dengan berbagai kalimat alasan mempersiapkan ketika Umma nangis di tinggal pulang dan ternyata dia malah enjoy aja... Hahahaha... pengen jitak kepalanya aja rasanya.

dua minggu sudah berlalu, ibu ku menelfon siang hari kebetulan aku usai kuliah "kok tumben" batinku. ternyata dia mau ngadu kalo dia kesepian, ibu bilang "biasanya kalo siang siang jam 1 ada yang ngucap "assalamualaikum, ibuuu aku pulang" (kata ibu sambil ngikutin nadanya Umma) kalo pulang sekolah, kadang sore di omelin disuruh makan susah eh ini sepi ga ada siapa siapa". "iya lah dua anaknya pada skolah kluar kota semua" kataku. ibu juga cerita tentang hari minggu kmarin pas njenguk Umma di pesantren. ternyata dia tetep aja cuek dan seolah ga terjadi perubahan besar di kehidupannya, lagi lagi hal lucu terjadi saat kebanyakan teman temannya nangis sambil meluk ortunya masing masing Umma cuman bengong ngelihat kejadian itu dan dia enjoy aja main game di tab nya sambil kumpul sama ibu dan bapak. "temen temennya mah pada ngomong sama ibu bapaknya mas, ngadu kejadian kejadian di pesantren, ada yang lagi tidur di ompolin temennya lah, ada yang ga mau di tinggal, ada juga yg ngajak pulang da mau pesantren lagi, tapi umma mah biasa aja mas ga cerita apa apa ke ibu, ibu nanya jg cuma di jawab seadanya sama dia. ihh bener bener deh adikmu itu mas" aduan ibu padaku di telfon

saat ini sudah dua bulan lebih berlalu, aku sempat pulang dua kali semenjak Umma masuk pesantren yang pertama karna ada keperluan di Tangerang dan yang kedua memang sengaja pulang karna ingin nengok Umma di pesantren karna aku sudah tidak tega mendengar bahwa adikku itu sering menanyakan "kapan mas ari main ke pesantren bu??" aku melihat tingkah lucu ibu ku saat aku di rumah, di kamar tengah (kamar ku) tersusun rapih boneka boneka yang sering di pake mainan adikku, persis seperti adikku yang menyusun ketika sedang memainkan boneka boneka itu. lucunya ibu ku ngeles ketika aku menanyakan alasan kenapa bonekanya di tidurin kayak gitu?? teringat lagi aku dengan aduan adikku saat aku baru beberapa bulan tinggal di Bandung "mas, masa ibu pake bajunya mas ari tau mas" katanya sambil menunggu penjelasan dariku akan hal tersebut. ternyata ibuku sering menggunakan bajuku yang sengaja aku tinggal di lemari baju ku, dan lagi lagi ibuku ga mau ngaku kalo di tanya, dia hanya bilang "iya ibu ga ada kaos lagi mas" jawabnya dengan enteng. "yaa kali bu" celetukku dalam hati "bilang aja kangen" sambil tertawa hahahaha.
first visit ^_^

akibat kejadian "cueknya adikku saat hari pertama ditinggal di pesantren" itu aku jadi tau ibu tidak pernah mau jujur kalau dia kangen karena dia takut anaknya kepikiran. 

dek, kalo kamu baca tulisan mas mu ini, jangan nangis yaa dek ^__^ hapus airmatamu. yaa walaupun mas juga ga yakin kamu nangis :P
kita berdua ditakdirkan punya hati yang dingin, tapi juga kadang cepet baper.


jaga ibu sama bapak, baik hati maupun fisik mereka, mas bangga denger suara mu di telfon tadi sore kl kamu mau jadi ustadzah, yaa "Ustadzah Umma" :)
love you my litle angel :*

Bandung, 14 Oktober 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar